Silicone sealant adalah bahan perekat elastis yang sering digunakan dalam proyek konstruksi, otomotif, hingga perbaikan rumah tangga. Namun, untuk mendapatkan hasil yang maksimal, penting untuk mengetahui cara memotong dan menutup silicone sealant dengan benar. Kesalahan dalam memotong atau menutupnya dapat menyebabkan hasil yang berantakan atau sealant cepat mengering dan tidak bisa digunakan kembali.
Dalam artikel ini, kita akan membahas teknik yang tepat agar penggunaan silicone sealant lebih efisien dan tahan lama.
Cara Memotong Tutup Silicone Sealant dengan Benar
Sebelum mulai menggunakan silicone sealant, Anda harus memotong ujung tabung atau nozzle dengan teknik yang benar. Cara pemotongan yang salah dapat menyebabkan sealant keluar tidak merata, sehingga hasilnya tidak rapi. Ada 3 pilihan cara menggunakan tutup silicone sealant yang sering dilakukan kebanyakan orang yaitu tutup silicone sealant tidak dipotong, tutup silicone sealant dipotong lurus, dan tutup silicone sealant dipotong miring. Bagaimana hasil pengalikasiannya? Mana yang lebih rapi?
1. Hasil pengaplikasian silicone sealant dengan tutup yang tidak dipotong
Hasil pengaplikasian silicone sealant dengan tutup yang tidak dipotong biasanya berantakan. Silicone sealant yang keluar hanya akan mengikuti besar lubang tutup sehingga hasilnya tidak rata dan permukaan pengaplikasian menjadi tidak halus serta sulit diratakan.
2. Hasil pengaplikasian silicone sealant dengan tutup yang ujungnya dipotong lurus
Hasil pengaplikasian silicone sealant dengan tutup yang ujungnya dipotong lurus akan menyebabkan sealant yang keluar lebih tebal. Hal ini bisa terjadi karena lubangnya berbentuk bulat penuh sehingga aliran sealant menjadi lebih besar dan sealant tidak menyebar dengan baik ke permukaan.
3. Hasil pengaplikasian silicone sealant dengan tutup yang ujungnya dipotong miring (sekitar 45°)
Hasil pengaplikasian silicone sealant dengan tutup yang ujungnya dipotong miring memiliki beberapa keunggulan dibandingkan potongan lurus atau tanpa pemotongan. Potongan miring (sekitar 45°) dapat menghasilkan sealant keluar dengan lebih presisi dan mudah diarahkan. Potongan miring juga membantu sealant menyebar lebih baik di permukaan dan ideal untuk aplikasi di sudut atau celah kecil, seperti pemasangan kaca, keramik, atau konstruksi lainnya.
Jadi dapat disimpulkan jawaban untuk pertanyaan sebelumnya adalah memotong ujung nozzle atau tutup silicone sealant secara miring (sekitar 45°) adalah teknik terbaik untuk menghasilkan garis silicone sealant yang rapi dan profesional.
Cara Menutup Silicone Sealant agar Tidak Cepat Kering
Untuk mencegah silicone sealant cepat mengering setelah digunakan, penting untuk menutupnya dengan benar. Berikut beberapa metode efektif yang bisa digunakan, yaitu:
1. Menggunakan Pengait Besi (Nail Plug/Sealant Cap)
Salah satu cara sederhana dan efektif untuk menutup silicone sealant agar tidak cepat mengering adalah dengan menggunakan pengait besi atau nail plug/sealant cap.
Cara Menggunakan Pengait Besi :
Pilih paku atau pengait besi yang ukurannya sesuai dengan diameter lubang nozzle.
Masukkan paku atau pengait ke dalam ujung nozzle hingga benar-benar rapat.
Pastikan tidak ada celah udara agar silicone sealant tidak mengering.
Saat ingin digunakan kembali, cukup tarik paku keluar, dan sealant siap dipakai.
2. Menutup dengan Metallic Tape atau Isolasi Aluminium
Menggunakan metallic tape atau isolasi aluminium adalah cara yang efektif untuk menutup silicone sealant agar tidak cepat mengering setelah digunakan.
Cara Menutup dengan Metallic Tape :
Potong secukupnya metallic tape atau isolasi aluminium.
Tutup rapat ujung nozzle dengan metallic tape, pastikan tidak ada celah udara.
Lilitkan beberapa lapis agar lebih kuat dan rapat.
Saat ingin digunakan kembali, lepaskan tape, dan silicone sealant siap dipakai.
3. Menggunakan Glue Gun untuk Segel Rapat
Metode glue gun (lem tembak) adalah cara paling efektif untuk menutup silicone sealant agar tidak cepat mengering. Dengan teknik ini, sealant dapat disimpan dalam jangka waktu lebih lama tanpa kehilangan kualitasnya.
Cara Menutup dengan Glue Gun:
Panaskan glue gun hingga lem mencair.
Teteskan sedikit lem panas ke ujung nozzle hingga menutup seluruh permukaan lubang.
Biarkan lem mengering selama beberapa menit hingga membentuk segel rapat.
Saat ingin menggunakan kembali, cukup potong bagian lem yang mengeras, dan sealant siap digunakan.
Menutup silicone sealant dengan benar sangat penting untuk mencegahnya cepat mengering dan tetap bisa digunakan kembali. Ada beberapa metode yang bisa dipilih sesuai kebutuhan:
✅ Pengait Besi (Nail Plug/Sealant Cap) → Praktis dan mudah, cukup memasukkan paku atau pengait besi ke dalam nozzle untuk mencegah udara masuk.
✅ Metallic Tape atau Isolasi Aluminium → Cepat dan efektif untuk penyimpanan jangka pendek hingga menengah, dengan cara melilitkan isolasi di ujung nozzle agar tertutup rapat.
✅ Glue Gun (Lem Tembak) → Pilihan terbaik untuk penyimpanan jangka panjang, karena membentuk segel rapat yang bisa dibuka kembali dengan mudah.
Tonton Video Cara Menggunakan Silicone Sealant / Lem Silikon melalui video kami. Klik di sini untuk menontonnya.
0 Komentar untuk "Hi , sudah lihat Berita/Artikel terbaru dari monotaro.id? Yuk cek di sini!"